Ahmad Wildan Salah satu mahasiswa di Politeknik Negeri Jember dengan Prodi Teknik Informatika yang memiliki peran di bidang Programming & Content Writing, menyukai hal-hal yang berhubungan dengan dunia Games & Teknologi, bercita-cita menjadi seoarang Full Stack Developer, dan ingin menjadi bagian dari Tim IT di sebuah perusahaan.

Waspada! Cover Lagu Di YouTube Bisa Terancam Denda 10 Tahun Penjara

1 min read

Cover Lagu Di YouTube
5
(4)

Waspada! Cover Lagu Di YouTube Bisa Terancam Denda 10 Tahun Penjara

Cover Lagu Di YouTube – Saat ini dunia perhukuman sangat begitu ketat. Tidak hanya di dunia nyata saja hukum berlaku, namun di dunia maya pun hukum juga dapat berlaku saat ini. Baru-baru ini para penyanyi cover lagu di YouTube telah dihebohkan dengan kabar dapat terancam hukuman 10 tahun penjara atau membayar denda hingga mencapai angka miliaran jika mengcover lagu tanpa izin.

Cover Lagu Di YouTube Tanpa Izin
(Sumber: www.omiska.com)

Izin merupakan salah satu persoalan penting yang harus diperhatikan oleh sebagian besar orang sebelum menggunakan karya orang lain, termasuk dalam mengcover sebuah lagu. Jika tidak ingin terkena ancaman hukum pidana undang-undang hak cipta, maka izin merupakan sebuah kunci untuk menyelematkan Anda dari perkara tersebut.

Dalam UU Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Pasal 113 Ayat 2 berbunyi,

“Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf f, dan/atau huruf h untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).”

Tindak Pidana Denda
(Sumber: www.wartaekonomi.co.id)

Maksud dari isi UU Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Pasal 113 Ayat 2 tersebut adalah jika mengcover sebuah lagu tanpa izin dan tanpa mencantuman nama milik hak cipta dari lagu yang dicover tersebut bisa dipidana dengan hukuman penjara paling lama 3 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Dan yang paling parah lagi adalah jika melakukan pembajakan akan ditindak pidana hukuman penjara paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah).

Tindak Pidana Penjara
(Sumber: www.dream.co.id)

Perihal tersebut sudah dijelaskan dalam UU Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Pasal 113 Ayat 4 yang berbunyi,

“Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah).”

Perihal mengenai cover lagu di YouTube ini telah banyak mendapatkan respon atau dukungan dari sebagian besar musisi Indonesia dalam seminar nasional yang membahas soal produk hak cipta dan HAKI yang digelar oleh Asosiasi Bela Hak Cipta (ABHC) di Hotel Aston, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 28 Agustus 2020 yang lalu.

Sebagian besar musisi Indonesia banyak yang menyetujui perihal tersebut agar hak cipta dari lagu mereka tetap terjaga, diharga, dan siapapun tidak boleh semena-mena melakukan cover lagu tanpa izin, apalagi melakukan pembajakan.

Namun, ada pula sebagian musisi Indonesia yang sama sekali tidak mempermasalahkan perihal cover lagu di YouTube. Akan tetapi, apabila si pengcover lagu tidak mencuri karya milik dari musisi tersebut.

Itulah dia penjelasan mengenai bahaya cover lagu di YouTube yang telah kami rangkum dalam pembahasan artikel terbaru kali ini. Demikianlah pembahasan artikel ini saya buat.

Dan terimakasih karena telah mengunjungi portal berita informasi OKEYLAH.COM. Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, silahkan share artikel ini. Terimakasih

Suka Artikel Ini ?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 4

No votes so far! Be the first to rate this post.

Ahmad Wildan Salah satu mahasiswa di Politeknik Negeri Jember dengan Prodi Teknik Informatika yang memiliki peran di bidang Programming & Content Writing, menyukai hal-hal yang berhubungan dengan dunia Games & Teknologi, bercita-cita menjadi seoarang Full Stack Developer, dan ingin menjadi bagian dari Tim IT di sebuah perusahaan.
error: Content is protected !!