Belajar Teknik Dasar Goalkeeper (Penjaga Gawang) Sepakbola Pro

4 min read

teknik dasar goalkeeper
3
(2)

Belajar Teknik Dasar Goalkeeper (Penjaga Gawang) Sepakbola Pro

Teknik Dasar Goalkeeper Sepak bola menyajikan permainan indah yang menarik untuk ditonton. Umpan-umpan kerja sama beberapa pemain, umpan panjang jauh ke sisi lapangan, hingga pemain yang meliuk-liuk menggiring bola melewati pemain lawan menjadi daya tarik tersendiri bagi penontonnya.

Namun, biasanya penonton paling terhibur ketika bisa menyaksikan gol indah yang dicetak pemain. Tak jarang juga penonton dibuat terkesima oleh penjaga gawang yang melakukan penyelamatan yang heroik untuk menjaga gawangnya gari kebobolan.

Para penjaga gawang profesional bisa melakukan tepisan-tepisan indah sambal terbang tinggi ke udara. Selain itu, kemampuan penjaga gawang dalam menghadapi situasi satu lawan satu dengan penyerang lawan juga menarik untuk disaksikan.

Kemampuan yang biasanya dimiliki oleh penjaga gawang adalah refleks yang baik. Selain itu, penjaga gawang juga memiliki fisik yang cukup baik, sehingga dapat memenangkan duel udara dengan lawan.

Kemampuan-kemampuan tersebut tentu dapat dilatih. Pada artikel ini akan kita bahas teknik-teknik dasar yang perlu dikuasai oleh penjaga gawang.

Teknik Dasar dan Cara Menjadi Penjaga Gawang/Goalkeeper

Penjaga  gawang atau kiper adalah pemain bertahan terakhir. Kiper sering disebut sebagai lini pertahanan terakhir. Karena ketika pemain bertahan sudah berhasil dilewati penyerang lawan, maka hanya tersisa penjaga gawang yang bisa melindungi gawang dari kebobolan.

Baca Juga :

Belajar Teknik Dasar Menendang Bola Dengan Baik

Belajar Strategi Pola Penyerangan dan Pertahanan Permainan Sepak Bola

Berikut adalah teknik dasar dan cara untuk menjadi penjaga gawang yang handal:

  1. Teknik Dasar Menjangkau Bola

Seorang penjaga gawang yang handal dituntut untuk bisa menangkap bola. Namun, penjaga gawang tidak hanya berdiri di posisinya dan menunggu bola datang. Seringkali seorang penjaga gawang perlu untuk berlari ke arah bola dan menyambutnya. Penjaga gawang tersebut bisa langsung menangkap bola atau langsung membuang bola. Itulah yang disebut menjangkau bola.

Contoh kasusnya adalah ketika penyerang tim lawan mengejar bola hasil umpan terobosan temannya. Seorang penjaga gawang harus bisa mengira-ngira dan memutuskan pilihan secara cepat dan tepat, apakah ia harus menunggu bola mendekat atau maju ke depan menjangkau bola.

Selain membaca arah datangnya bola, seorang kiper juga harus bisa memenangkan situasi satu lawan satu. Ketika di dalam kotak penalti, kiper bisa menggunakan  seluruh anggota badannya. Dalam situasi satu lawan satu, seorang kiper harus bisa membaca pergerakan tubuh lawan. Sehingga kiper bisa menebak pergerakan lawan selanjutnya dan bisa melakukan gerakan untuk mencegah penyerang lawan mencetak gol.

  1. Teknik Dasar Penempatan Posisi Goalkeeper

Selain menjangkau bola, seorang penjaga gawang juga dituntut untuk bisa menempatkan posisinya sebaik mungkin. Misal pada saat tendangan bebas, kiper harus menghadap sedikit serong ke arah bola dan berada sedikit menjauhi tiang dekat karena tiang dekat sudah ditutupi oleh pemain bertahan yang menjadi pagar betis.

Contoh lain pada saat tendangan penalti, maka kiper sangat disarankan untuk berada di tengah-tengah gawang. Selain itu posisi badan harus siap untuk menjangkau ke arah datangnya bola. Posisi kaki harus sedikit ditekuk dan siap untuk melakukan lompatan untuk menjangkau bola.

  1. Komunikasi dengan Pemain Bertahan

Komunikasi adalah bagian terpenting dalam sebuah kerja sama tim. Tak terkecuali dalam permainan sepak bola. Kerja sama antar pemain yang baik dapat ditandai dengan komunikasih yang baik pula.

Dalam situasi bertahan, kiper harus ikut aktif melakukan komunikasi dengan para pemain bertahan. Kiper dinilai lebih luas dalam memandang posisi seluruh pemain baik penyerang lawan maupun pemain bertahan.

Contoh komunikasi yang tak kalah penting adalah saat situasi tendangan bebas di dekat kotak penalti. Seorang kiper harus berkomunikasi dengan pagar betis agar pagar betis tersebut bisa menyulitkan hingga menggagalkan tendangan bebas lawan untuk menemui gawang.

teknik dasar goalkeeper
Oliver Kahn Goalkeeper Pro Paling Ditakuti Lawan
  1. Mental Berani

Mental berani harus dimiliki oleh seorang penjaga  gawang. Posisi penjaga gawang adalah posisi yang krusial, karena penjaga gawang adalah lini pertahanan terakhir. Mental berani yang kuat harus dimiliki oleh penjaga gawang.

Seorang penjaga gawang akan sering menghadapi bola keras yang mengarah ke dekat posisinya. Bahkan tak jarang bola keras datang tepat mengarah ke wajah penjaga gawang. Untuk mengatasi situasi ini seorang penjaga gawang tidak boleh takut dengan bola.

Bola yang keras akan lebih sulit untuk diantisipasi. Untuk itu, perlu ketenangan dan keberanian untuk menentukan teknik atau gerakan yang akan digunakan untuk menghalau bola masuk ke gawang.

Selain bola keras, tak jarang penjaga gawang akan menghadapi pertarungan udara dengan lawan. Terlebih pada situasi tendangan pojok. Biasanya kiper harus sedikit maju dan melompat untuk menangkap atau menghalau bola. Di saat berusaha meraih bola, mereka akan berkontak fisik dengan penyerang lawan atau bahkan pemain bertahan yang merupakan teman.

Lebih keras lagi, situasi fifty fifty (50-50) juga sering terjadi dan membuat penyerang lawan terkesan menerjang penjaga gawang. Tak jarang juga tabrakan dengan penyerang lawan tak terhindarkan.

  1. Menjadi Koordinator Lini belakang

Koordinasi menjadi salah satu bagian penting dari komunikasi. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, seorang kiper bisa melihat situasi lapangan lebih luas. Kiper atau penjaga gawang juga dapat melihat dimana saja posisi pemain penyerang maupun bertahan sekaligus.

Keuntungan yang didapat seorang kiper inilah yang menjadikan mereka harus pandai membaca situasi. Setelah melakukan pembacaan situasi, kiper harus bisa mengoordinasikannya dengan para pemain bertahan.

  1. Refleks Yang Cepat

Penjaga gawang adalah pemain yang dituntut memiliki gerak refleks paling baik. Bola yang datang ke arahnya seringkali keras dan cepat. Untuk menghalaunya, diperlukan  gerak refleks yang baik dan kuat.

Selain itu, pada situasi satu lawan satu dengan penyerang kiper juga harus memiliki gerak refleks yang baik. Pembacaan gerak tubuh lawan belum tentu benar, sehingga bisa saja penjaga gawang tertipu oleh gerakan lawan. Saat itulah gerak refleks yang baik dari penjaga gawang dibutuhkan.

Gerak refleks yang baik bisa diperoleh dari bakat seseorang ataupun hasil kerja keras dari latihan. Latihan yang rutin akan melatih gerak refleks seorang penjaga gawang.

  1. Konsentrasi Penuh Selama Permainan

Penjaga gawang memang pemain yang paling jarang berinteraksi dengan bola. Penjaga gawang jarang diikutkan dalam situasi buid up atau pembangunan sebuah serangan. Dalam situasi bertahan, jika pemain bertahan mampu bermain baik dan solid juga dapat menyebabkan kiper jarang memegang bola.

Situasi demikian membuat penjaga gawang rawan untuk kehilangan konsentrasi dalam sebuah pertandingan. Kehilangan konsentrasi ini dapat menurunkan performa sang penjaga gawang.

Untuk itu, penjaga gawang harus tetap menjaga konsentrasinya dan berusaha untuk tetap terlibat dalam permainan. Misalkan saat tim menyerang, penjaga gawang diusahakan tidak hanya berdiri di dekat gawang. Penjaga gawang dapat maju hingga tepi kotak penalti atau bahkan lebih.

  1. Determinasi

Kecepatan dan ketepatan seorang penjaga gawang dalam mengambil keputusan sangatlah penting. Dalam sepak bola, sepersekian detik bisa menentukan situasi yang baik ataupun buruk. Tak terkecuali seorang kiper. Kiper atau penjaga gawang yang terlambat mengambil keputusan dapat menyebabkan kesalahan lain dan yang paling fatal adalah kebobolan.

Demikian adalah teknik dasar dan cara yang perlu kalian ketahui untuk menjadi seorang kiper yang handal. Tim yang baik adalah yang seluruh pemain di tiap posisinya memiliki kemampuan yang baik. Penjaga gawang modern kini juga dituntut untuk bisa melakukan umpan akurat, baik umpan dekat maupun jauh.

Wah, keren juga ya kalo bisa jadi penjaga gawang Okers!

Suka Artikel Ini ?

Click on a star to rate it!

Average rating 3 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

error: Content is protected !!