Tak Perlu Bingung, Inilah Cara Menjual Rumah Yang Masih KPR

2 min read

Tak Perlu Bingung, Inilah Cara Menjual Rumah Yang Masih KPR
0
()

Solusi untuk bisa membeli dan memiliki rumah dengan waktu tidak terlalu lama yaitu melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Anda tentu paham bahwa harga rumah begitu mahal dengan harga mencapai ratusan atau bahkan miliaran rupiah. Oleh karena itu, KPR sangat diminati banyak orang. Kebutuhan manusia yang berbeda-beda tingkatannya menyebabkan tidak sedikit orang yang sudah memiliki rumah KPR harus menjual rumah tersebut. Tentu anda sendiri bingung dengan cara menjual rumah yang masih KPR.

Permasalahannya adalah rumah yang hendak dijual masih berstatus kredit. Walaupun, rumah tersebut sudah menjadi milik anda. Hanya saja masalah SHM (Sertifikat Hak Milik) masih dipegang oleh bank sebagai jaminannya.

Baca juga : Begini Cara Jual Rumah Yang Masih Kredit

Cara Menjual Rumah Yang Masih KPR

Anda tak perlu bingung jika anda ingin menjual rumah yang masih KPR. Simak baik-baik cara menjual rumah yang masih KPR di bawah ini:

1. Menghitung Sisa Tagihan Kredit Di Bank

Tak Perlu Bingung, Inilah Cara Menjual Rumah Yang Masih KPRRumah yang berstatus KPR milik anda, tentunya anda harus membayar cicilan KPRnya di setiap bulan. Saat rumah akan dijual dan anda masih berada dalam kewajiban dalam cicilannya, coba hitung sisa tagihan kredit di bank yang bersangkutan. Menghitung sisa tagihan dapat memberikan informasi cicilan KPR yang harus dilunasi ke bank. Jika masih bingung, anda bisa menanyakan kepada bank yang bersangkutan.

2. Menjual Rumah

Cara lain menjual rumah yang masih KPR adalah menjual rumah tersebut kepada orang lain. Tetapi, anda harus mencari pembeli terlebih dahulu. Karena rumah KPR sertifikatnya masih dipegang oleh bank. Pembeli juga harus diberitahu sejak awal. Setelah menemukan pembeli dan terjadi kesepakatan harga jual rumah, prosesnya adalah:

  • Kewajiban KPR harus dilunasi terlebih dahulu oleh pembeli agar surat lunas dan sertifikat bisa dikeluarkan oleh bank sehingga secara hukum rumah bukan menjadi jaminan lagi.
  • Pembeli membayar kepada anda sebagai penjual. Anda harus membuat kesepakatan harga jual beli terlebih dahulu, jika sudah sepakat maka sisa cicilan yang sudah dibayarkan ke bank, akan diserahkan kepada penjual.
  • Setelah pembayaran uang muka dan pelunasan ke bank, proses berikutnya adalah anda harus melakukan akad jual beli di depan notaris dengan menandatangani akta jual beli sehingga perubahan kepemilikan menjadi sah.

Dalam proses ini, memerlukan pengertian dari calon pembeli, karena pembeli akan membayar lebih dahulu, baru beberapa kemudian sertifikat bisa dikeluarkan oleh bank. Tidak semua pembeli mau melakukan proses ini. Disebabkan muncul kekhawatiran apabila sertifikat tidak bisa keluar meskipun sudah dibayar lunas. Untuk mengatasinya, perlu menggunakan jasa notaris yang dipercaya, untuk memastikan prosesnya memang dilakukan dengan benar.

3. Over Kredit KPR

Selain cara-cara di atas, anda juga bisa melakukan penjualan rumah dengan cara melakukan over kredit KPR ke pihak pembeli. Dua cara ini mungkin bisa anda lakukan:

  • Mengambil alih KPR di bank yang sama dimana pembeli akan melanjutkan pinjaman di bank yang sama pula.
  • Memindahkan KPR ke bank lain dan pembeli melanjutkan pinjaman di bank yang berbeda dari sebelumnya.

Proses ini akan membutuhkan lebih banyak biaya di dalam pelaksanaannya sehingga penting bagi anda untuk memahami dan memperhitungkannya terlebih dahulu.

Baca juga : Mau Tau Cara Jual Rumah Over Kredit Inilah Penjelasannya

4. Penilaian Ulang Rumah

Tak Perlu Bingung, Inilah Cara Menjual Rumah Yang Masih KPR

Dalam jual beli rumah anda perlu melakukan proses penilaian ulang. Rumah dinilai ulang memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Untuk menentukan harga jual beli yang pantas.
  • Jika penjualan dengan take over kredit, bank yang akan menentukan nilai kredit KPR berdasarkan hasil penilaian ulang rumah.

Jadi, dalam proses penjualan rumah yang masih KPR, sisa kredit pinjaman di bank bukanlah penentu harga jual rumah, tetapi ditentukan berdasarkan nilai rumah saat ini. Dengan begitu, penjualan bisa anda lakukan dengan nilai yang cukup fair.

Suka Artikel Ini ?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

error: Content is protected !!