6 Penyebab Migrain yang Patut Diwaspadai

3 min read

penyebab migrain
0
()

Penyebab MigrainMigrain adalah kondisi nyeri kepala yang berlebihan akibat gangguan neurovascular yang disebabkan oleh inflamasi neurogenik. Nyeri kepala yang muncul dapat dibagian sisi kiri, sisi kanan, atau bahkan keduanya. Faktor yang memperngaruhi terjadinya migraine adalah jenis kelamin, umur, dan stress.

Apa Penyebab Pasti dari Penyakit Migrain?

Meskipun belum diketahui secara pasti penyebabnya. Hipotesis neurovascular yang ada diotak mengalami penurunan menjadi penyebab umumnya muncul migrain. Sementara itu sejumlah faktor lainnya diduga memicu munculnya migrain, seperti:

1. Perubahan hormon pada wanita. Hormon wanita mengalami fluktuasi terutama esterogen. Jika kadar esterogen mengalami penurunan secara signifikan migrain akan kambuh seperti sebelum dan sesudah haid, masa kehamilan, dan manopouse.

2. Pola asupan tubuh. Pastinya ada okers yang menyukai makanan asin, makanan cepat saji, atau makanan yang mengandung aspartame (MSG). Kandungan dari MSG yang berlebihan akan memicu terjadinya migrain.

3. Lingkungan. Lingkungan yang mengandung bakteri dan kuman dapat menyebabkan migraine secara mendadak, seperti asap rokok, aroma parfum yang menyengat, pengahpus cat dan suara yang bising.

4. Faktor emosi. Stress, gelisah, dan tegang yang berlebihan dapat menimbulkan migraine hingga mengalami depresi.

5. Faktor fisik dan kebiasaan. Pola hidup yang tidak sehat dapat memicu munculnya migrain, seperti: kurang tidur, kelelahan, jet lag, pasca olahraga berat, dan kadar gula yang rendah.

6. Konsumsi obat tertentu. Obat seperti pil KB dapat menyebabkan migraine sebab kandungan obat tersebut dapat mengubah kadar hormon.

Apa Penyebab Migrain Di Kepala Bagian Kiri?

Hasil penelitian yang dilakukan oleh WHO menunjukkan bahwa pasien berumur 16 hingga 65 tahun melaporkan mengalami nyeri kepala yang berlebihan. 30 persen dari pelapor mengalami migrain. Pada sebagian orang mengalami migrain pada bagian kiri. Lalu apa penyebab terjadinya migrain di kepala bagian kiri? Berikut penjelasannya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya migrain di kepala bagian kiri, seperti:

1. Kelaparan yang berlebihan

Secara teori otak membutuhkan glukosa yang terdapat di dalam makanan sebagai bahan bakar. Apabila otak tidak mendapatkan glukosa dari makanan maka kadar gula pada otak akan menurun dan mengakibatkan respon nyeri kepala bagian kiri.

2. Stress

Ketika okers mengalami stress secara tidak langsung maka otubuh akan melepaskan bahan kimia. Sehingga menyebabkan otot menjadi tegang dan dapat mengubah aliran darah. Akibatnya reaksi yang ditimbulkan adalah nyeri di kepala bagian kiri.

3. Alkohol

Terlalu sering mengkonsumsi alcohol seperti bir, anggur, dan minuman beralkohol lainnya yang mengandul etanol. Kandungan tersebut akan memperlebar pembuluh darah termasuk di sekitar kepala. Tekanan dan sensitifitas pada saraf akan meningkat dan berakibat migrain.

4. Masalah gigi dan gusi

Ketika okers mengalami peradangan gigi dan gusi, nyeri akibat peradangan akan menyebar hingga ke kepala. Jika gigi dan gusi bagian kiri yang meradang maka nyerinya juga kan menjalar ke kepala bagian kiri.

5. Salah makan

Makanan juga dapat menyebabkan migrain, biasanya makanan tersebut mengandung pengawet seperti: keju tua, anggur merah, kacang-kacangan dan daging olahan.

Baca juga : Penyebab Asam Lambung Naik

6. Infeksi dan alergi

Infeksi yang sering memicu migrain seperti infeksi pernafasan. Sebab ketika sedang mengalami demam, flu dan pilek maka saluran sinus akan tersumbat. Begitu juga alergi. Alergi akan menyebabkan migrian sebab saluran sinus tersumbat oleh bakteri penyebab alergi.

7. Salah posisi tidur

Posisi tidur yang salah ternyata dapat menyebabkan terjadinya migrain. Insomnia dapat menghambat aliran darah yang menuju ke otak. Tak hanya insomnia, seseorang yang kurang tidur akan lebih mudah mengalami nyeri pada kepala.

8. Obat berlebihan

Obat-obatan tertentu jika dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan nyeri kepala yang tak tertahankan. Seperti: aspirin, ibuprofen, naproxen, ergotamine, oxycodone, tramadol, dan hydrocodone.

Benarkan Gejala Migrain Terdapat 4 Tahapan Khusus?

Penderita migrain biasanya mengalami gejala-gejala tertentu. Normalnya ada empat gejala tahapan migrain yang harus diwaspadai seperti:

1. Fase prodomal. Tahap pertama ini muncul ketika satu atau dua hari sebelum serangan nyeri kepala. Gejala ini meiputi: mood yang berubah-ubah, leher menjadi kaku, sering menguap, konstipasi, selalu merasa haus, sering buang air kecil, dan keinginan untuk mengkonsumsi makanan tertentu.

2. Fase Aura. Tahap kedua ini dialami sebelum atau selama migrain. Gejala yang dialami seperti: penglihatan kabut, mengalami gangguan verbal, sensorik, dan motorik. Gejala ini muncul secara perlahan dan bertahan selama 20 hingga 60 menit.

3. Fase serangan sakit kepala. Tahap ketiga ini berlangsung selama 4-72 jam. Gejala yang dialami mulai dari nyeri kepala pada satu sisi atau dua sisi, sensitif terhadap cahaya suara penciuman dan sentuhan, kepala terasa berdenyut hebat, pandangan mulai kabur, pusing dan mual.

4. Fase resolusi. Tahapan terakhir dari serangan migrain. Tahapan ini terjadi setelah serangan selesai sekitar 24 jam setelahnya. Gejala yang muncul seperti: suasana hati, sakit kepala ringan, kelelahan, dan sensitif terhadap cahaya dan suara.

Ketika migrain terjadi penderita akan mengalami: tubuh terasa panas atau dingin, sakit perut atau diare, sulit berkonsentrasi, dan berkeringat. Selain itu adapula beberapa gejala yang dialami oleh penderita penyakit serius seperti stroke dan meningitis. Gejala yang ditimbulkan pun akan berbeda seperti:

1. Nyeri pada kepala yang tak tertahankan dan sering terjadi tiba-tiba.

2. Lengan dan salah satu sisi wajah terasa lumpuh

3. Demam yang tinggi

4. Kejang

5. Leher kaku

6. Penglihatan kabur atau ganda

7. Terjadi ruam-ruam pada kulit

8. Bicara dan gerak bibir tidak jelas.

9. Mengalami kebingungan.

Baca juga : Gejala Vertigo

Bagaimana Mencegah Migrain Supaya Tidak Sering Kambuh?

Melakukan pencegahan penyakit migrain memang gampang-gampang susah. Namun beberapa upaya ini mungkin dapat okers lakukan untuk mencegah serangan migrain atau mencegah migrain kambuh lagi:

1. Mengindikasi Pemicu Migrain. Catatan dapat membantu penderita untuk mengindikasi pemicunya. Penderita harus lebih ketat mencacat makanan apa saja yang kemungkinan menyebabkan migrain, tanggal dan jam serangan terjadi, gejala-gejala yang dialami, dan obat-obatan yang dikonsumsi. Dari situ dapat dipastikan pemicu migrain yang okers alami.

2. Jadwal Harian yang Konsisten. Penderita harus lebih ketat dalam mengatur pola makan dan minum. Meskipun sering diabaikan namun ada beberapa makanan yang dapat menyebabkan migrain sering kambuh. Dianjurkan penderita sering melakukan olahraga yang teratur dan melakukan hal yang menyenangkan untuk menghindari stress.

3. Mengkonsumsi Vitamin atau Suplemen. Tak hanya mengatur pola makan dan minum. Vitamin atau suplemen dapat membantu okers untuk mengurangi tingkat keseringan migrain kambuh. Seperti obat propranolol yang berfungsi untuk mengatasi hipertensi dan migrain.

Sekian infomasi yang disampaikan oleh Okeylah kali ini. Sampai bertemu lagi di pembahasan-pembahasan lainnya mengenai kesehatan dan pola hidup sehat, okers. Selamat mencoba !

Baca juga : Cara Menghilangkan Jerawat

Suka Artikel Ini ?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!