Home » Sehat Bareng » Cara Menghilangkan Penyebab Mata Merah

Cara Menghilangkan Penyebab Mata Merah

by Silvera Riduan
penyebab mata merah

Penyebab Mata MerahMata merah atau biasa disebut dengan conjunctivitis merupakan peradangan atau infeksi yang terjadi pada membran transparan sehingga membatasi kelopak mata dengan bola mata. Peradangan tersebut menyebabkan pembuluh darah di conjunctiva menjadi lebih tegas sehingga terjadi perubahan warna pink pada bagian putih mata.

Secara umum mata merah disebabkan oleh virus atau bakteri yang masuk ke bagian mata. Namun ada juga mata merah yang disebabkan oleh hal lain seperti:

1. Mata Merah Akibat Infeksi

Infeksi pada mata dapat disebabkan oleh bakteri, jamur, parasit, dan virus yang masuk ke mata. Gejala yang dialami penderita seperti: kelopak mata merah, gatal, pembengkakan kelopak mata, nyeri pada mata, gangguan penglihatan, peka terhadap cahaya, mata mengeluarkan cairan kekuningan, dan iris berwarna abu-abu atau putih.

Bakteri dan virus yang masuk ke bagian mata biasanya disebabkan oleh kontak antara mata dan tangan atau penggunaan barang kurang bersih yang berkaitan dengan mata. Biasanya kongjungtivitis dapat diobati dengan salep mata atau obat tetes mata, sekitar satu minggu mata sudah kembali normal.

2. Sindrom Mata Kering

Mata kering disebabkan oleh produksi air mata yang kurang. Kurangnya air mata dapat disebabkan oleh masalah penglihaan tertentu, menghabiskan waktu yang lama di depan layar atau komputer, kondisi yang berangin, penggunaan lensa kontak yang terlalu sering, dan efek samping dari obat-obatan.

Biasanya penderita mata kering akan mengalami gejala seperti: mata merah atau meradang, sesnsasi terbakar, mata lelah, gatal yang konsisten, penglihatan kabur dan gejala lainnya. Mata merah akibat air mata yang cukup dapat diatasi dengan mengistirahatkan mata, mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin A, menggunakan kacamata saat melihat komputer dan sering melihat pemandangan daun-daun atau pepohonan.

Kondisi mata kering akan mengakibatkan mata merah, jika hal itu dibiarkan tanpa penanganan akan menimbulkan beberapa gangguan mata lainnya seperti insfeksi mata dan  kerusakan pada permukaan mata.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Jerawat

3. Mata Merah Akibat Alergi

Alergi pada mata dapat menyebabkan konjungtivis (mata merah). Kondisi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh pada area permukaan mata terdapat penurunan. Biasanya alergi disebabkan oleh udara seperti serbuk sari, bulu, asap atau lensa kontak. Meskipun pada umumnya konjungtivitis akan hilang dengan sendirinya tanpa membutuhkan obat tetes mata atau salep, namun hal ini akan memperngaruhi penglihatan seseorang.

Alergi ini memiliki beberapa jenis: konjungtivitis papiler raksasa, kontak dermatokonjungtivis, alergi mata musiman, dan alergi mata berkelanjutan. Jenis alergi ini memiliki cara penanganan yang berbeda beda.

Gejala yang dialami penderita seperti: mata gatal, mata berair, mata bengkak, mata bersisik, pilek, dan bersin-bersin. Cara mengatasi alergi ini dengan periksa ke dokter spesialis mata. Sebab kadang okers tidak mengetahui gejala yang ditimbulkan bersifat serius atau tidak.

4. Glaukoma

Glaukoma adalah kondisi dimana syaraf penglihatan rusak akibat peningkatan tekanan bola mata. Kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan, parahnya keberadaan glaukoma jarang sekali disadari oleh penderita. Sehingga penderita dapat kehilangan penglihatan secara mendadak. Kondisi ini tidak dapay disembuhkan akan tetapi penyakit ini dapat dihentikan.

Glaukoma terdapat dua jenis berdasarkan gangguan yang terjadi terhadap system aliran cairan mata, terdiri dari: glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup. Meskipun keberadaan penyakit ini jarang disadari namun ada gejala yang sering muncul: mata merah, penglihatan kabur, memiliki sudut buta, dan kelainan pada pupil mata.

Penyebab glaukoma disebabkan oleh beberapa hal: cedera akibat paparan zat kimia yang mengenai mata, infeksi, peradangan, dan penyumbatan pembuluh darah. Cara mengatasinya dengan memeriksakannya ke dokter spesialis mata. Pemberian pengobatan akan disesuaikan dengan keadaan penderita meliputi: obat tetes, terapi laser dan operasi.

5. Pendarahan Subkonjungtiva

Pendarahan subkonjungtiva disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang ada di dalam konjungtiva. Pembuluh darah ini terdapat di lapisan luar dari bola mata. Pendarahan ini menimbulkan bercak merah pada mata yang disebabkan oleh: menggosok mata dengan kasar, penggunaan lensa kontak, tumor, cedera, infeksi, dan alergi. Pendarahan ini lebih rentan dialami oleh penderita diabetes, hipertensi, gangguan pembekuan darah, dan mengonsumsi obat pengencer darah.

Baca Juga : Cara Menurunkan Kolesterol

Gejala yang sering dialami oleh penderita seperti: mata merah akibat pendarahan dibawah permukaan mata. Bercak merah ini akan hilang dengan sendirinya selama 7 hingga 14 hari. Namun okers dapat mempercepat dengan mengompres air hangat pada bagian mata yang terdapat bercak. Namun jika bercak disebabkan oleh penyakit tertentu dapat mengkonsultasikan dengan dokter mengenai cara pengobatannya. Biasanya disesuaikan dengan penyakit yang diderita:

a. Penderita hipertensi diobati dengan obat anti-hipertensi

b. Penderita infeksi diobati dengan obat antibiotic

c. Penderita gangguan pembekuan darah diobati dengan suplemen vit. K

d. Penderita tumor atau kecelakaan dapat diobati dengan operasi.

6. Penggunaan Kontak Lensa

Penggunaan kontak lensa yang terlalu berlebihan dapat mengakibatkan efek berbahaya pada mata seperti mata merah, mata kering, infeksi, dan gangguan mata lainnya. Sebenarrnya penggunaan kontak lensa dapat melindungi permukaan mata jika okers menggunakannya dengan tepat.

Penyebab mata merah akibat penggunaan kontak lensa adalah: GPC (Giant Palillary Conjuctivits), alergi kontak lensa, ulkus kornea, kualitas kontak lensa yang buruk, dan alergi terhadap cairan pembersih kontak lensa.

Jika okers sudah mengalami mata merah dan alergi kontak lensa sebaiknya menghentikan penggunaan kontak lensa. Jika dipaksakan maka memicu terjadinya kebutaan. Namun jika penggunaan kontak lensa menyebabkan mata kering, masih ada cara untuk mengatasinya seperti: gunakan antiseptik sebelum menyentuh kontak lensa, gunakan tetes mata sebelum pemakaian, gunakan kontak lensa paling lama 10 jam, dan rutin melakukan check up ke dokter mata.

7. Sindrom Penglihatan Komputer

Penyebab mata merah lainnya adalah sindrom penglihatan computer. Terlalu sering menggunakan komputer membuat mata tegang. Penggunaan komputer lebih dari dua jam perhari akan memicu terjadinya sindrom ini. Gejala secara umum yang ditimbulkan seperti: penglihatan kabur, iritasi mata, mata merah, mata kering, nyer leher, dan sakit kepala. Sedangkan gejala khususnya tergantung dengan kondisi mata sebelumnya.

Jangan khawair okers. Sindrom ini dapat diatasi dengan beberapa hal seperti: membatasi penggunaan komputer setiap harinya, menggunakan kacamata, ruangan yang digunakan memiliki tingkat kecerahan yang stabil dan normal, dan sering-sering istirahat.

Baca Juga : Penyebab Migrain

Okers dapat mengistirahatkan mata selama 10 hingga 20 menit setelah menggunakan komputer selama dua jam. Okers juga dapat menggunakan obat tetes mata jika mata berubah merah dan kering.

8. Kurang Tidur

Kurang tidur akan memicu kekurangan oksigen dan pembuluh darah akan melebar sehingga mata akan tampak merah. Kelelahan akibat kurang tidur juga dapat mengakibatkan mata merah. Cara mengatasinya dengan mengkompres air dingin dan menambah jam tidur.

Meskipun tidak memberi efek samping yang berbahaya, namun kurang tidur tidak boleh diabaikan begitu saja. Tidur yang cukup menyebabkan kornea terluminasi dengan baik dan tidak mengalami kekeringan.

Baca juga : Mata Merah

Sekian infomasi yang disampaikan oleh Okeylah kali ini tentang penyebab mata merah. Sampai bertemu lagi di pembahasan-pembahasan lainnya mengenai kesehatan dan pola hidup sehat, okers.

Selamat mencoba !

Related Videos

Leave a Comment