Frida Saya senang mencari tahu, lalu menerjemahkan apa yang saya ketahui ke dalam tulisan.

Milia: Kenali Penyebab, Jenis, Cara Mencegah dan Mengatasinya

2 min read

cara mengatasi milia
5
(1)

Milia: Kenali Penyebab, Jenis, Cara Mencegah dan Mengatasinya

Penyebab, Jenis, Cara Mencegah dan Mengatasi Milia – Milia yang disebut juga kista wajah adalah bintik kecil berukuran 1-2 milimeter yang menonjol pada area wajah dan leher. Biasanya milia muncul secara bergerombol pada kulit wajah, terutama di area pipi, sekitar mata, dan hidung.  Namun, milia juga dapat muncul tersendiri di area wajah manapun. Meski tidak mengganggu kesehatan, namun milia tentu saja membuat penampilan kita kurang menarik. Beberapa orang berupaya untuk menyamarkan milia dengan menggunakan make up, namun karena milia adalah tonjolan kecil pada wajah, sehingga penggunaan make up  terasa percuma karena tidak dapat menghaluskan tekstur wajah akibat milia. Tentu saja, hal ini dapat mengurangi kepercayaan diri akan penampilan, terutama wajah.

Penyebab milia

Milia terbentuk karena pori-pori wajah yang kotor yang disebabkan oleh minyak dan kotoran yang terperangkap dibawah jaringan kulit wajah. Minyak dan kotoran yang terperangkap ini menyebabkan pori-pori wajah tersumbat, sehingga menimbulkan milia pada wajah. Meski salah satu penyebab utamanya adalah minyak wajah yang tersumbat, bukan berarti milia hanya menyasar orang yang memiliki kulit wajah berminyak. Pemilik kulit wajah kering juga dapat menderita milia, apabila tidak rutin membersihkan wajah dengan baik.

Jenis Milia

Anda mungkin melihat milia memiliki bentuk yang sama saja, namun milia juga memiliki jenis-jenis tersendiri. Berikut adalah jenis-jenis milia:

  • Neo-natal Milia adalah milia yang muncul pada bayi baru lahir. Milia jenis ini akan secara tiba-tiba muncul pada area wajah dan leher dan dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
  • Primary Milia merupakan sebutan untuk jenis milia tidak bergerombol yang dialami mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Milia ini dapat menghilang dalam jangka waktu mingguan hingga bulanan. Mayoritas muncul di area pipi, hidung, dan sekitar mata.
  • Milia en Plaque dapat dialami oleh anak kecil dan orang dewasa. Kebalikan dari sebelumnya, milia jenis ini bergerombol dalam satu area, misalnya area pipi atau dahi. Umumnya dialami oleh wanita dewasa.
  • Multiple Eruptive Milia adalah jenis milia yang jarang dimiliki setiap orang. Apabila kebanyakan milia muncul di wajah dan leher, multiple eruptive milia juga muncul di lengan bagian atas. Bagi anda yang memiliki milia yang terasa gatal dan berlangsung berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, bisa jadi anda mengalami multiple eruptive milia.
  • Traumatic Milia adalah milia yang muncul pada kondisi kulit yang terluka, seperti kulit yang terbakar, alergi, akibat treatment kecantikan, dan kulit yang rusak karena tidak menggunakan sunscreen atau sunblock.

Cara Mencegah Milia

Untuk mencegah munculnya milia, hal terpenting yang perlu dilakukan secara rutin adalah membersihkan wajah di penghujung hari. Mulailah dengan menggunakan cleansing cream atau micellar water, lalu lanjutkan dengan mencuci muka menggunakan sabun cuci muka.

Pembersihan mendalam atau deep cleansing juga sebaiknya dilakukan 1-2x dalam seminggu untuk kulit kering dan 2-3x seminggu untuk kulit berminyak. Deep cleansing dapat dilakukan dengan menggunakan scrub wajah atau jenis pembersih wajah yang memiliki kandungan zat aktif AHA/BHA di dalamnya.

AHA/BHA dapat membantu membersihkan kulit hingga pori-pori terdalam dan mengangkat sel kulit mati, sehingga sel kulit baru dapat melakukan regenerasi dengan baik. Penggunaan sunscreen yang cukup pada wajah juga merupakan hal penting yang tidak boleh dilewatkan untuk mencegah kemunculan milia. Fungsi sunscreen selain untuk melindungi kulit wajah dari paparan UVA dan UVB, juga untuk mencegah kemunculan bintik-bintik wajah, termasuk milia.

Cara Mengatasi Milia

Bagi beberapa orang, milia akan menghilang dengan sendirinya dalam hitungan minggu. Namun bagi sebagian orang lainnya, milia tak kunjung menghilang hingga bertahun-tahun. Meski begitu, kita dapat menghilangkan milia dengan menggunakan produk-produk kecantikan yang berbahan dasar retinoid.

Retinoid adalah zat aktif yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru. Namun, di Indonesia sendiri, retinoid termasuk dalam golongan obat keras, sehingga dilarang penggunaannya untuk orang hamil dan perlu konsultasi dokter kecantikan dan kulit.

Untuk lebih aman, beberapa orang menggunakan bahan-bahan alami anti-bakterial, seperti bunga mawar, madu, dan kayu manis yang diekstrak dan dioleskan pada milia. Walau demikian, belum ada penelitian yang menyatakan bahwa kandungan alami ini mampu dalam menghilangkan milia.

Baca juga : cara menghilangkan jerawat tanpa bekas

Melakukan konsultasi ke klinik kecantikan dan kulit merupakan pilihan terbaik bagi kalian yang menderita milia. Dengan konsultasi, penderita akan memahami jenis milia yang dimiliki dan penanganan yang tepat untuk menghilangkannya.

Biaya untuk menghilangkan milia di klinik kecantikan variatif tergantung jumlah dan letak milia. Semakin banyak jumlah dan sulit letaknya, maka semakin mahal biaya yang harus dikeluarkan. Milia yang berada di sekitar mata, seperti di kelopak, pelipis, dan kantung mata merupakan posisi yang sulit untuk ditangani. Namun, anda tidak perlu khawatir karena tindakan penghilangan milia yang dilakukan oleh profesional sudah pasti terjamin keamanannya bagi kulit.

Suka Artikel Ini ?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Frida Saya senang mencari tahu, lalu menerjemahkan apa yang saya ketahui ke dalam tulisan.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!