Mau Tau Cara Jual Rumah Over Kredit Inilah Penjelasannya

2 min read

Mau Tau Cara Jual Rumah Over Kredit Inilah Penjelasannya
0
()

Mencari maupun menjual rumah dengan cara over kredit di era saat ini menjadi hal yang positif antara penjual-pembeli . Karena setiap orang pastinya menginginkan apa yang namanya hunian pribadi atau rumah pribadi untuk dijadikan tempat hunian bagi keluarga. Dalam hal ini ada sebuah istilah yang dinamakan over kredit yang saling menguntungkan antara pembeli dan penjual. Namun kita sebagai pembeli maupun penjual, harus memahami cara jual rumah over kredit dengan baik. Kita sebagai penjual akan merasa untung karena mendapat uang dari pembeli dan tidak perlu repot-repot mencicil lagi ke bank. Begitu pula, pembeli dapat dengan mudah mendapatkan rumah dengan harga yang relatif miring daripada harga normal dan dapat melanjutkan cicilan ke bank dengan waktu yang singkat.

Baca juga : Cara Jual Rumah Ke Bank Bagi Para Pemula

Jangan Sembarang Dalam Memberikan Over Kredit Rumah Anda ke Orang Lain, Kenapa? Berikut Cara Over Kredit Rumah

Berikut ini adalah beberapa ulasannya yang harus anda pahami ketika akan melakukan over kredit rumah anda:

1. Memilih Jenis Rumah

Mau Tau Cara Jual Rumah Over Kredit Inilah PenjelasannyaKetika akan melakukan over kredit langkah awalnya adalah pilihlah jenis rumah yang anda inginkan dengan menyesuaikan ke uangan anda bila anda sebagai pembeli. Dan bagi penjual pertimbangkan secara matang mengenai rumah yang akan anda jual dengan cara over kredit rumah. Menjual rumah secara umum akan bertampak pada semua hal seperti sangat merasa kehilangan dengan lingkungan sekitar.

2. Memulai Proses Jual Rumah Over Kredit

Setelah pembeli merasa cocok dengan rumah yang anda jual maka segeralah proses bernegosiasi mengenai harga yang cocok. Hitunglah besar harga keseluruhan dan potong dengan harga yang telah anda tempati selama ini, mulai dari biaya perawatan maupun renovasi bangunan. Saat over kredit walaupun rumah ini belum lunas, tentu uang kita ada pada bangunan tersebut, maka pembeli rumah berperan sebagai debitor pengganti anda.

3. Dokumen Yang Wajib Dipersiapkan Dalam Proses Jual Rumah Over Kredit

Mau Tau Cara Jual Rumah Over Kredit Inilah Penjelasannya

Anda maupun pembeli harus melengkapi dokumen berikut dalam proses over kredit : Fotocopy IMB, PBB yang sudah dibayar, bukti pembayaran angsuran, Buku tabungan asli, Data identitas penjual dan pembeli, misalnya KTP, Kartu Keluarga, NPWP, Slip Gaji Terakhir, Surat Keterangan Kerja, dan buku nikah, akta jual beli untuk pengalihan hak atas tanah dan bangunan.

Dan juga jangan sampai lupa surat kuasa berisi perjanjian untuk melunasi sisa utang atau cicilan pemilik rumah over kredit ke bank, sehingga, pihak bank akan memprosesnya dan mengatasnamakan pembeli sebagai penanguung jawab untuk pembayaran cicilan selanjutnya dan fotokopi perjanjian kredit yang sudah dibuat dan ditandatangani oleh pembeli.

4. Cara Melakukan Proses Jual Rumah Over Kredit Melalui Notaris

Baca juga : Jual Rumah Tapi Gak Laku-Laku Inilah Cara Jual Rumah Biar Cepat Laku

Secara keseluruhan proses jual-beli rumah tidak bisa kita lakukan sendiri, anda membutuhkan notaris sebagai legalitas hukum yang ada. Lewat notaris proses jual-beli anda lebih mudah dan aman. Notaris akan mengurus akta pengikatan jual-beli atas pengalihan hak tanah kepada pembeli. Dan notaris juga akan membuatkan surat kuasa untuk melunasi sisa angsuran dan surat kuasa dalam mengurus pengambilan sertifikat rumah. Serta notaris juga akan mengurus dalam surat pernyataan maupun pemberitahuan mengenai rumah yang anda tempati telah berpindah kepemilikan. Setelah itu, surat pernyataan yang telah dibuat di hadapan notaris akan disampaikan kepada pihak bank agar pihak bank juga telah mengetahui berpindahnya kepemilikan dari rumah tersebut.

5. Cara Jual Rumah Over Kredit Melalui Bank

Selain lewat notaris, pihak bank penyedia dana cicilan atas rumah yang anda miliki juga bisa membantu anda dalam mengurus over kredit. Dengan kata lain keputusan sepenuhnya ada di pihak bank mengenai berhak tidaknya rumah tersebut dijual kepada pembeli. Karena dalam hal ini calon pembeli akan di survey terlebih dahulu kemampuan dari pembeli. Ketika bank menyetujui, maka bank akan membuat semacam pengikat jaminan. Setelah itu Anda, pembeli, dan pihak bank bersama-sama mengurus dokumen-dokumen lainnya seperti yang dibuat oleh notarisagar segera berpindah kepemilikan.

Suka Artikel Ini ?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

error: Content is protected !!