Aluna Halo, nama saya Aluna Nikita G. Nayaka. Saya seorang pemimpi yang kebetulan gemar tulis menulis. Penikmat musik dan film, serta sedang menyenangi urban farming.

Kiat dan Keuntungan Memulai Bisnis Hidroponik

2 min read

Bisnis Hidroponik
0
()

Menjadikan hobi sebagai bisnis pastinya impian banyak orang. Hidroponik merupakan salah satu contoh hobi yang bisa menjadi penghasil pundi-pundi rupiah. Terutama saat ini ketika urban farming merupakan sebuah tren tersendiri. Bisnis hidroponik semakin menggiurkan.

Secara pengertian, bisnis hidroponik merupakan bentuk bisnis pertanian, terutama sayur dan buah yang dilakukan di lahan sempit. Biasanya bisnis satu ini dilakukan di dalam ruangan, seperti rumah kaca. Meski tidak menutup kemungkinan membuat tanaman hidroponik juga dilakukan di halaman, atap, atau balkon rumah.

Peluang berbisnis hidroponik semakin meningkatkan di perkotaan. Terutama di tengah masyarakat yang semakin sadar akan produk sayur serta buah organik. Tanpa pestisida dan tidak merusak lingkungan. Selain itu bisnis satu ini juga memiliki peluang besar dengan semakin tingginya minat masyarakat akan bercocok tanam dengan cara hidroponik.

Beberapa keuntungan bisnis hidroponik antara lain:

1. Tidak membutuhkan lahan

Bisnis pertanian atau perkebunan konvensional pasti memerlukan lahan berukuran besar. Sepertinya akan sulit sekali melakukan bisnis satu ini di perkotaan. Terutama dengan keterbatasan lahan. Keuntungan berbisnis cocok tanam dengan hidroponik tentu saja tidak dibutuhkannya lahan.

Bila pun nantinya bisnis hidroponik berkembang, lahan yang diperlukan tidak akan terlalu besar. Setidaknya bila dibandingkan dengan bisnis perkebunan dan pertanian konvensional.

2. Modal kecil

Untuk pemula, bisnis satu ini memang pas dilakukan. Bisnis dalam bidang hidroponik tidak akan membutuhkan modal besar. Tidak dibutuhkannya lahan sudah tentu juga menjadikan bisnis ini memerlukan modal terbilang kecil.

3. Produk berkualitas tinggi

Cara menanam hidroponik tidak membutuhkan pestisida maupun berbagai bahan kimia lain. Hasil produksi dari hidroponik, baik itu sayur atau buah juga memiliki kesegaran, rasa, serta nutrisi lebih baik.

Hasil produk yang berkualitas tinggi dan organik ini menjadi alasan kesuksesan tersendiri dari bisnis dalam bidang hidroponik.

4. Ramah lingkungan

Sudah tahu bahwa sistem pertanian atau perkebunan yang tidak tepat bisa merusak lingkungan? Hal ini tentu saja tidak akan terjadi saat bercocok tanam dengan cara hidroponik.

Kisah sukses pebisnis hidroponik seringkali diawali dari hobi. Mereka yang awalnya gemar bercocok tanam urban farming dengan hidroponik lantas memutuskan untuk mengkomersilkan. Seringnya juga karena hasil produk bercocok tanam yang terlalu banyak. Hingga akhirnya dijual. Hobi yang beralih menjadi bisnis ini menjadikan usaha di bidang hidroponik sering kali dilakukan perseorangan.

Nah bila juga mulai tergoda dengan bisnis hidroponik, berikut merupakan kiat-kiat yang bisa dilakukan.

1. Buat perencanaan yang matang

Meski memulai bisnis dari hobi, tetap jangan abaikan perencanaan. Buat perencanaan bisnis yang matang terlebih dahulu. Mulai dari investasi, rencana menjalankan bisnis, target pasar, sampai juga perkiraan untung rugi.

Adanya perencanaan yang matang ini menjadi salah satu jaminan kesuksesan dalam berbisnis.

2. Perkiraan biaya

Perkiraan biaya juga sangat penting. Bisnis di bidang hidroponik memang dikatakan memerlukan modal kecil. Tentu bukan berarti tidak perlu modal sama sekali. Perkirakan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk bibit, pupuk cair yang akan menjadi nutrisi utama, nutrisi tambahan.

Masukan juga biaya untuk mengatur sistem pengairan. Sistem pengairan yang tepat dan baik akan berpengaruh pada kualitas hasil produk hidroponik. Selain itu juga biaya untuk membuat tempat menanam, media tanam. Serta diperlukan rumah kaca atau tidak.

3. Jenis tanaman hidroponik

Ada berbagai tanaman yang bisa ditanam dengan cara hidroponik. Meski begitu yang paling cocok dengan cara tanam ini merupakan beberapa jenis sayur dan buah-buahan. Seperti selada dan selada air, sawi, paprika, tomat, cabai, timun, serta melon dan strawberry. Pastinya masih banyak jenis sayur dan buah lain yang bisa dipilih sebagai produk utama dari bisnis hidroponik.

4. Marketing yang tepat

Seperti juga bisnis lain, teknik marketing yang tepat akan sangat berpengaruh. Rencanakan target pasar untuk usaha hidroponik yang dijalankan. Berikutnya baru buat strategi marketing paling pas.

Usaha hidroponik menyasar mereka yang tinggal di perkotaan. Terutama keluarga muda yang memiliki perhatian khusus pada lingkungan serta makanan yang mereka konsumsi. Memasarkan produk hidroponik sebagai buah dan sayur ramah lingkungan, organik, dan sehat akan tepat untuk target pasar ini.

Selain memasarkan dalam bentuk produk buah dan sayur, hidroponik juga bisa bergerak di beberapa bidang lain. Seperti bunga salah satunya. Terdapat beberapa jenis bunga yang bisa tumbuh dengan lebih baik menggunakan teknik hidroponik.

Bisnis dalam bidang hidroponik juga bisa bergerak dengan menjual bibit tanaman. Termasuk menyediakan jasa mengajari mengenai menanam hidroponik, membuat media tanam, sampai sistem pengairan.

Sudah tidak sabar untuk mulai mendalami bisnis hidroponik yang memiliki potensi menjanjikan ini?

 

Suka Artikel Ini ?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Aluna Halo, nama saya Aluna Nikita G. Nayaka. Saya seorang pemimpi yang kebetulan gemar tulis menulis. Penikmat musik dan film, serta sedang menyenangi urban farming.
error: Content is protected !!