Home » Sehat Bareng » 9 Penyebab dan Cara Mengatasi Gejala Vertigo

9 Penyebab dan Cara Mengatasi Gejala Vertigo

by Silvera Riduan
gejala vertigo

Gejala Vertigo – Vertigo adalah kondisi ketika okers merasa diri sendiri atau sekeliling sedang berputar secara tiba-tiba. Serangan vertigo biasanya mendadak dengan berbagai jenis kondisi, ada yang ringan hingga yang menghambat aktivitas sehari-hari. Penderita biasanya meras pusing yang muncul selama berkala bahkan hingga berhari-hari.

Penyakit ini memiliki beberapa faktor risiko untuk penderitanya seperti:

1. Usia penderita lebih dari 50 tahun

2. Kebanyakan penderita berjenis kelamin wanita

3. Terdapat luka di bagian kepala

4. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu

5. Keturunan

6. Mengalami infeksi bagian telinga

7. Mengalami stress berat

8. Mengkonsumsi alkohol lebih sering

Baca juga : Penyebab Mata Merah

Apa Penyebab Munculnya Penyakit Vertigo?

Secara umum penyebab vertigo dapat diketahui yaitu, pernah terjadi gangguan pada telinga bagian dalam sehingga dapat menganggu mekanisme keseimbangan tubuh. Namun ada beberapa penyebab lainnya seperti:

1. Perubahan posisi kepala tertentu

2. Sering migraine atau sakit kepala yang tak tertahankan

3. Memiliki penyakit meniere (gangguan pada telinga bagia dalam)

4. Memiliki penyakit vestibular neuroniti, inslamasi saraf vestibular pada telinga bagian dalam

5. Gangguan pada otak, seperti tumor atau kista.

6. Mengkonsumsi obat-obatan yang menyebabkan kerusakan pada telinga

7. Trauma

8. Pernah mengalami luka pada kepala dan leher

9. Memiliki penyakit stroke

Apa Saja Gejala yang Sering Dialami Oleh Penderita Vertigo?

Gejala adalah kondisi dimana penderita dapat mengindikasi suatu penyakit melalui apa yang dirasakan. Sebelum periksa ke dokter, okers dapat mengindikasi terlebih dahulu dan gejala-gejala yang sering muncul akibat vertigo selain kepala terasa berputar antara lain:

1. Mual

2. Muntah

3. Pergerakan bola mata terasa tidak normal

4. Sering berkeringat

5. Hilangnya pendengaran secara tiba-tiba

6. Tinnitus, telinga yang berdering dengan waktu yang singkat akan tetapi jika vertigo sudah cukup parah maka tinnitus berjalan cukup lama.

Vertigo memang kondisi tubuh yang dapat dikatakan setengah berbahaya. Jika diabaikan akan mengakibatkan hal paling buruk yaitu kematian. Bahkan tak jarang seseorang meninggal akibat gejala vertigo yang sering diabaikan dan tidak disadari.

Dianjurkan okers harus segera memeriksakan ke dokter jika gejala yang dirasakan mulai parah seperti:

1. Tubuh terasa lemah

2. Penglihatan mulai kabur

3. Kesulitan berbicara

4. Pergerakan bola mata yang tidak stabil

5. Sering pingsan

6. Respon menjadi lambat

7. Kesulitan untuk berjalan

8. Demam

Baca juga : Dampak Merokok

Bagaimana Mengatasi Gejala Vertigo Menggunakan Bahan Alami?

Vertigo memang sudah ada obatnya, namun akan lebih baik jika okers dapat mencegah penyakit ini menyerang tiba-tiba. Namun jika okers sudah terserang vertigo, okers dapat melakukan ini untuk mencegah penyakit ini kambuh:

1. Sering kali tidur dengan posisi kepala lebih tinggi

2. Ketika bangun tidur jangan langsung berdiri, lebih baik duduk sekitar 2 sampai 5 menit untuk menghindari pusing

3. Kepala adalah bagian tubuh yang mudah rapuh sehingga gerakan kepala secara perlahan dan jangan sampai kepala tergencet

4. Jangan sering melakukan kegiatan dengan membungkuk, jika bisa hindari hal tersebut.

Tak hanya melakukan pencegahan, okers juga dapat melakukan pengobatan. Vertigo dapat diobati dengan cara medis ataupun herbal. Pengobatannya pun tergantung dengan tingkat keparahannya.

Pengobatan Secara Medis

Secara medis pengobatan dilakukan berdasarkan tingkat keparahan suatu penyakit. Begitu juga dengan penyakit vertigo ada beberapa pengobatan yang dapat dilakukan:

1. Melakukan Terapi Manuver Kepala

Manuver Epley adalah sebuah gerakan yang dikhususkan untuk mengatasi gejala penyakit vertigo jenis Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). Okers dapat melakukan gerakan manuver di rumah, gerakan ini dinilai aman, efektif dan efisien untuk mengatasi vertigo yang kembuh tiba-tiba.

Gerakannya cukup mudah, seperti berikut:

1. Duduklah tegak di area pinggir kasur dengan tungkai tergantung. Arahkan kepala sekitar 45 derjat ke kiri. Taruhlah bantal dibawah anda sehingga ketika berbaring bantal menjadi tumpu diantara bahu dan bukan di bawah kepala. Lakukan posisi ini hingga 30 detik.

2. Ubahlah posisi dengan kepala diputar 90 derajat kearah kanan tanpa mengangkatnya. Kembali tunggulah sekitar 30 detik.

3. Terakhir putarlah kepala dan tubuh dari sisi kiri ke sisi kanan sehingga lantai terlihat. Lakukan posisi ini selama 30 detik.

4. Jangan langsung duduk tapi bangunlah secara perlahan-lahan. Tetaplah di atas kasur hingga 3 menitan.

2. Membatasi Konsumsi Garam dan Diuretik

Kandungan garam dalam makanan dapat menambahi volume cairan yang tersimpan di dalam tubuh sehingga membatasi konsumsi garam dapat mengurangi cairan. Tak hanya garam okers juga dapat mengurangi konsumsi diuretik seperti: kafein, cokelat, alkohol, dan rokok.

Penderita vertigo dapat melakukan fisioterapi supaya dapat menyeimbangkan tubuh. Fisioterapi yang dapat dilakukan seperti akupuntur dan akupresur. Hal itu dapat mengurangi sedikit banyak gejala dari vertigo. Sayangnya belum ada riset yang membuktikan hal ini efektif.

3. Terapi Rehabilitasi Vestibular (VRT)

Terapi ini juga dapat digunakan untuk penderita yang mengalami vertigo jenis BPPV. Terapi ini berfungsi untuk mengeluarkan debris dari kanal semisirkularis yang merupakan penyebab utama dari vertigo BPPV.

Terapi VRT dapat dimulai sedini mungkin untuk mengurangi risiko jatuh ketika vertigo kambuh. Penderita dapat memulai secara perlahan dan bertahap untuk meningkatkan intensitas dan durasi latihan. Sayangnya terapi ini lebih sering dilakukan di rumah sakit dan lebih efektif karena bantuan dokter terapi.

4. Obat Vertigo

Selain terapi biasanya pihak kesehatan akan memberi beberapa obat yang dapat mengurangi sakit apabila vertigo kambuh. Biasanya dokter juga akan memberikan antibiotik atau steroid. Obat ini berfungsi mengurangi pembengkakan dan penyembuhan infeksi.

5. Operasi

Pengobatan ini dilakukan apabila vertigo yang dimiliki penderita sudah akut. Apalagi masalah mendasar penyebab vertigo oleh tumor atau cedera pada bagian otak dan leher. Operasi ini berfungsi untuk meringankan atau menyembuhkan penyakit ini.

Baca juga : Penyebab Asam Lambung Naik

Pengobatan Secara Herbal

Tak hanya pengobatan medis namun ada pula pengobatan herbal dari bahan-bahan alami. Nah, berikut ini adalah bahan alami yang dapat mengurangi sakit atau nyeri akibat vertigo:

1.  Jahe. Kandungan dalam rempah-rempah satu ini dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa mual akibat pusing yang tak tertahan.

2.  Buah Citrus. Buah langka yang satu ini memiliki kandungan yang sama dengan jeruk, limes, lemon, dan grapefruit. Mengandung Vit. C dalam jumlah besar sehingga menjadi antioksidan yang dapat mengobati beberapa jenis penyakit vertigo.

3.  Bawang Putih. Kandungan Vit. B6 nya mampu mengobati dan mengurangi vertigo.

4. Bayam. Tak hanya bawang putih, namun sayuran bayam dapat mengurangi pusing akibat vertigo dengan kandungan Vit B6 yang tinggi.

5. Paprika. Bahan terakhir yang juga mengandung Vit. B6 dalam jumlah besar.

6. Ginkgo Biloba. Ekstrak dari bahan alami ini sering digunakan secara medis untuk mengobati gejala yang memicu vertigo. Biasanya dilakukan untuk penderita dengan kerusakan reseptor vestibultor. Sayangnya pohon ini sering ditemui di Negara Jepang.

Sekian infomasi yang disampaikan oleh Okeylah kali ini. Sampai bertemu lagi di pembahasan-pembahasan lainnya mengenai kesehatan dan pola hidup sehat, okers.

Baca juga : Penyebab Vertigo

Selamat mencoba !

Related Videos

Leave a Comment