DIABETES, COVID 19 dan DEPRESI BAGAIMANA MENGATASINYA??

Mendengar kata diabetes yang pertama terlintas di bayangan kita adalah penyakit dengan peningkatan kadar gula darah, ini terjadi diakibatkan faktor keturunan serta pengaturan pemilihan makanan yang kurang tepat. Kemudian apakah kita perlu terlalu paranoid atau ketakutan serta panik dalam menghadapai gejala diabetes ini terkait dengan situasi saat ini dengan pandemic COVID 19, serta juga kemungkinan peningkatan kadar atau ambang stress yang berlebih, sehingga menimbulkan gangguan dari segi pengaturan gula darah dan mempengaruhi kepada system pertahanan tubuh yang lainnya.

Kejadian diabetes yang kita temukan di masyarakat biasanya sering terjadi atau didapatkan setelah mengalami komplikasi yang berat, sehingga menimbulkan keterlambatan dalam penanganannya. Peningkatan kadar gula yang tinggi akan menimbulkan kerusakan saraf akibat tersumbatnya aliran darah, ditambah lagi dengan penurunan elastisitas dan meningkatnya kekakuan pembuluh darah tersebut. Seringkali pada pasien diabetes harus dijelaskan mengenai kepatuhan dalam berobat, kesabaran dalam menjalani pengobatan, karena hasilnya tidak instan langsung membaik, namun masalah yang dihadapi di lapangan pasien terkadang bosan, tidak mau menunggu, dan cenderung menyalahkan dirinya sendiri atas keluhan yang dialami, sampai akhirnya menimbulkan beberapa keluhan seperti kehilangan penciuman, kehilangan nafsu makan, kehilangan kemampuan dalam berkonsentrasi, merasa hidup hanya sendiri, bahkan parahnya memiliki keinginan untuk bunuh diri.

Apabila ada keluarga, kerabat yang mengalami beberapa keluhan seperti di atas diharapkan segera berkonsultasi dengan dokter terkait dalam hal ini kami di bagian penyakit dalam akan membentuk team multi disiplin dengan bagian psikiatri, bagian gizi medik, sehingga nanti kami akan berusaha Bersama sama dalam melakukan penanganan tidak hanya dari segi obat obatan, pengaturan pemilihan jenis makanan, serta pemberian konseling, untuk dapat memberikan semangat dan energi positif bagi para diabetes untuk mengurangi kecemasannya dan dapat mencapai kadar gula darah yang baik. Salam Sehat dan tetap Semangat ! (IB Aditya N)

BACA JUGA :  11 Cara Melancarkan Haid Tanpa Efek Samping

Ida Bagus Aditya Nugraha

#simple people#internist#div endocrinology#

Comments to: DIABETES, COVID 19 dan DEPRESI BAGAIMANA MENGATASINYA??