Cara Stimulasi Minat Baca Pada Anak

Cara Stimulasi Minat Baca Anak

Pernahkah kamu melihat anak yang kesulitan ketika belajar membaca? Pernahkah kamu melihat anak atau pelajar yang langsung kabur saat diminta untuk membuka buku? Pernahkah kamu membaca sesuatu berulang kali, tapi tidak paham maksud dari bacaan tersebut? Pernahkah kamu bertemu orang yang tidak suka membaca? Atau, jangan bilang kamu juga tidak suka membaca? 🙂 Tapi Author yakin, kamu nggak termasuk kan? Karena kamu sedang baca artikel ini, hehehe.

Baca juga : Cara menghadapi kewalahan saat mengajarkan calistung

Saat orang menyatakan suka atau tidak terhadap sesuatu, tentulah ada sebabnya. Termasuk ketika seseorang tidak suka membaca. Hampir setiap Anak yang sudah lulus sekolah dasar pasti bisa membaca, hanya saja belum tentu suka membaca. Membaca bukan cuma soal bisa, tapi juga harus paham mengenai apa yang dibaca. Suka membaca tidak selalu datang secara alamiah, terlebih pada anak-anak. Minat baca pada anak harus diberikan stimulasi agar mempermudah kelak saat belajar membaca. Stimulasi yang tepat juga dapat menumbuhkan minat baca yang baik, sehingga semakin banyak anak membaca, maka semakin banyak tahulah ia. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk stimulasi minat baca pada anak berdasarkan tahapan usia:

Cara Stimulasi Minat Baca Pada Anak

1. Cara stimulasi minat baca anak usia 0-1 tahun

Pilih buku dengan bahan yang tebal dan tidak mudah rusak, bergambar besar dan minim tulisan. Tunjuk objek dalam buku dan sebutkan namanya dengan artikulasi yang jelas sambil menatap anak dan tersenyum. Selain dapat menimbulkan rasa suka pada buku, hal ini juga dapat menambah kosakata anak dan mengoptimalkan kemampuan bahasanya kelak. Ajak anak untuk berceloteh bersama mengenai isi buku sebagai simbol interaksi antara orang tua (pembaca) dengan anak (pendengar).

2. Cara stimulasi minat baca anak usia 1-2 tahun

Berikanlah ekspresi bahagia saat membaca buku bersama anak. Jika anak memberikan respon dan memberikan pertanyaan-pertanyaan sesuai usianya, jawablah sambil tersenyum. Dorong anak untuk menunjuk gambar dalam buku dan menyebutkan namanya dan ajarkan anak untuk membalikkan halaman buku secara perlahan. Sebagai tambahan, karena mayoritas anak pada usia ini sudah bisa berjalan, mintalah anak untuk mengambil buku ketika ingin menggunakannya dan menaruh kembali ke tempat semula ketika sudah selesai membaca. Jika memungkinkan, buatlah reading corner agar anak terbiasa melihat dan tertarik dengan buku-buku.

3.  Cara stimulasi minat baca anak usia 2-3 tahun

Mintalah anak untuk memilih dan mengambil buku yang diinginkan. Ajak ia untuk membuka buku dan membaca atau melihat-lihat isi buku. Ajukan pertanyaan dan mintalah pendapatnya tentang isi buku tersebut. Biarkan anak menceritakan isi buku sesuai pemahamannya meskipun mungkin saja apa yang anak ucapkan tidak sama persis dengan deskripsi cerita yang tertulis pada buku. Setelah anak selesai bercerita, orang tua (pendamping) dapat meminta anak untuk bergantian membaca. Berikanlah pujian atas apa yang dilakukannya. “Terima kasih sayang, kamu hebat! Sudah bisa menceritakan isi buku dengan baik.

Sekarang ibu yang akan membacakan ceritanya, kamu dengarkan baik-baik ya. Saat orang tua (pendamping) membacakan buku, jelaskan apa yang terjadi pada adegan atau gambar-gambar yang ada di buku. Jika menemukan kosakata baru, jelaskanlah dengan bahasa yang ringkas sesuai pemahaman anak.

Cara Stimulasi Minat Baca Pada Anak
Cara Stimulasi Minat Baca Pada Anak

4. Cara stimulasi minat baca anak usia 3-4 tahun

Agar anak terbiasa dengan simbol-simbol angka dan huruf, saat orang tua (pendamping) membacakan buku,  tunjuk huruf-huruf dan angka yang terdapat dalam buku. Sama seperti sebelumnya, berikan juga kesempatan anak untuk menceritakan dan berimajinasi tentang gambar-gambar serta menceritakan tokoh-tokoh yang ada di dalam buku sesuai dengan bahasanya. Jangan lupa tanyakan kesan anak setelah selesai membaca buku. Pastikan ia senang dengan apa yang dilakukannya 🙂

5. Cara stimulasi minat baca anak usia 4-5 tahun

Jika sebelumnya orang tua (pendamping) banyak mengambil peran aktif dalam membacakan cerita, maka pada usia ini berilah kesempatan pada anak untuk menceritakan isi buku dengan versinya sendiri. Setelah selesai bercerita, tanyakan mengenai pesan moral dari cerita di dalam buku tersebut. Giringlah anak untuk berpikir kritis dan menganalisa makna dari cerita dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, seperti : “Tadi Dodo (tokoh dalam cerita) ngapain aja? Apa yang dilakukan Dodo baik nggak? Kalau yang dilakukannya itu nggak baik, lalu yang baik itu seperti apa? “. Setelah selesai membaca buku, ajak anak untuk berkreasi membuat gambar atau coretan-coretan sendiri lalu menceritakannya. Usahakan menjadi pendengar yang baik saat mendengarkan anak bercerita dan hargailah apa yang sudah dilakukannya dengan memberikan pujian 🙂

Orang tua mana yang tidak senang, melihat anaknya suka membaca buku? Karena membaca itu sendiri memiliki banyak manfaat, diantaranya : meningkatkan konsentrasi,  mengurangi stres, menambah pengetahuan dan kosakata, memperbaiki memory dan meningkatkan keterampilan analitis serta dapat mengoptimalkan keterampilan menulis. Dengan stimulasi yang tepat sesuai tahapan usia anak, diharapkan anak dapat suka terhadap buku, menikmati saat-saat membaca buku dan mendapatkan manfaat dari membaca buku. Untuk para orang tua, yuk…. kita stimulasi minat baca anak sejak dini.

Riana Abidin

Seorang Ibu rumah tangga yang memutuskan melepas pekerjaan demi memaksimalkan waktu memfokuskan diri untuk keluarga. Dengan modal pengetahuan dasar tentang PAUD saat menjadi guru, saya tertarik dan terus mempelajari tentang parenting dan ingin berbagi seputar dunia anak dalam bentuk tulisan. Penulis bisa dihubungi di sosial media FB dan IG: Riana Rizki Abidin, email: rizki25th@gmail.com

Recommended Product

Comments to: Cara Stimulasi Minat Baca Pada Anak
    error: Content is protected !!