Belajar Saham: Istilah-Istilah Disaham yang Harus Anda Ketahui

2 min read

Belajar Saham: Istilah-Istilah Disaham yang Harus Anda Ketahui
0
()

Belajar Saham – Anak muda yang hidup di era modern semakin meminati dunia investasi. Bagaimana tidak, uang yang diinvestasikan tidak hanya untuk menjamin masa depan, tapi juga mampu memberikan keuntungan yang menggiurkan. Salah satunya adalah investasi saham. Namun sayangnya, investasi saham sedikit berisiko apalagi bagi para investor pemula yang belum memahami istilah-istilah yang ada di pasar saham.

Agar proses trading dalam investasi saham berjalan lancar tanpa hambatan, kenali beberapa istilah dan artinya supaya mudah belajar saham.

1. Pasar Perdana

Merupakan istilah yang diberikan kepada perusahaan atau badan usaha yang baru saja diperkenalkan ke publik atau yang lebih akrab disapa IPO (Initial Public Offering). Saham yang dibeli pada perusahaan inilah yang dinamakan saham pasar perdana. Saham yang dijual pada pasar perdana umumnya masih murah sebelum akhirnya perusahaan tersebut semakin dikenal dan harga sahamnya pun semakin mahal.

2. Pasar Sekunder

Merupakan perdagangan saham setelah diterbitkan dan diperjualbelikan kepada publik untuk pertama kalinya.

3. Pialang

Adalah pihak yang ditunjuk oleh para investor untuk memperdagangkan saham yang dimiliki investor tersebut. Pialang biasanya akan mendapatkan sejumlah komisi dari saham yang berhasil dijualnya di pasar sekunder.

4. Emiten

Merupakan perusahaan atau badan usaha yang menawarkan aktivitas pembelian saham atas perusahaannya sendiri kepada masyarakat secara umum.

5. Manajer Investasi

Merupakan pihak atau orang (kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang menjalankan usaha sendiri) yang dipercaya untuk mengelola sejumlah uang yang diinvestasikan oleh beberapa investor. Manajer investasi diperkenankan menjalankan tugasnya setelah mendapat izin dari Bapepam.

Baca Juga : Modal Minim Bisa Main Saham

6. Bearish

Merupakan istilah untuk harga saham yang mengalami penurunan dari harga sebelumnya.

7. Bullish

Merupakan kebalikan dari bearish, dimana harga saham saat ini lebih tinggi dibandingkan harga saham sebelumnya.

8. Buyback

Merupakan pembelian kembali sejumlah saham yang dilakukan oleh emiten dengan maksud dan tujuan tertentu.

9. Capital Gain

Merupakan istilah untuk yang menunjukkan harga beli saham lebih rendah dibandingkan harga jualnya.

10. Capital Loss

Merupakan istilah untuk harga beli saham yang lebih besar dibandingkan harga jualnya.

Baca Juga : Tips Memaksimalkan Keuntungan Main Saham

11. Capital Market

Merupakan proses jual beli atau perdagangan dari surat-surat berharga.

12. Kustodian

Pihak, baik perusahaan maupun perorangan, yang bertugas untuk menyimpan seluruh surat-surat berharga.

13. Broker

Adalah pihak ketiga yang bertugas untuk menghubungkan antara investor dan emiten dalam transaksi jual beli saham.

14. Portofolio

Adalah kombinasi antara saham, obligasi, properti, dan investasi lainnya yang dikumpulkan ke dalam satu catatan. Portofolio disini berguna sebagai perbandingan antara kinerja perusahaan saat ini dan masa lalu dengan tujuan untuk mengurangi risiko kerugian di mas

15. Prospektus

Merupakan sebuah tulisan yang memuat informasi penting mengenai saham suatu emiten dengan tujuan agar pihak lain atau masyarakat tertarik untuk membeli saham yang ditawarkan.

Baca Juga : Perbedaan Kredit Syariah dan Konvesional

16. Likuiditas

Merupakan istilah untuk menggambarkan seberapa mudah atau sulit saham tersebut diperdagangkan. Apabila permintaan terhadap suatu saham tinggi, itu berarti saham tersebut likuid. Dan sebaliknya.

17. Dividen

Pembagian sejumlah laba kepada para investor atas transaksi penjualan saham.

18. Stock Split

Merupakan pemecahan satu unit saham yang nantinya akan dipecah-pecah lagi menjadi beberapa unit yang bertujuan untuk menambah jumlah saham.

19. Annual Report

Merupakan laporang keuangan tahunan sebuah badan atau perusahaan yang dapat dijadikan sebagai gambaran untuk mewakili kinerja perusahaan dalam periode tertentu.

20. Open Price

Merupakan harga pembukaan saham pada hari tertentu di bursa.

21. Closing Price

Merupakan harga penutupan saham pada hari tertentu di bursa.

Baca Juga : Pinjaman untuk Karyawan

22. Cut Loss

Merupakan proses menjual saham yang sudah mengalami kerugian di masa lalu yang bertujuan untuk meminimalisasi kerugian di masa yang akan datang.

Kalau Anda ingin terjun ke dunia investasi saham, Anda harus mengerti dulu istilah dan artinya untuk mempermudah belajar saham dan kegiatan trading. Semoga bermanfaat!

Suka Artikel Ini ?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

error: Content is protected !!