Aluna Halo, nama saya Aluna Nikita G. Nayaka. Saya seorang pemimpi yang kebetulan gemar tulis menulis. Penikmat musik dan film, serta sedang menyenangi urban farming.

7 Cara Membuat Tanaman Hidroponik Mudah Di Rumah

2 min read

Cara membuat tanaman hidroponik
0
()

Cara Hidroponik saat ini sedang banyak menjadi pembicaraan. Cara bercocok tanam tanpa tanah ini dianggap paling tepat dilakukan di perkotaan. Terutama untuk rumah dengan halaman sempit. Cara membuat tanaman hidroponik sendiri juga terbilang mudah. Tidak diperlukan kemampuan maupun peralatan khusus untuk mulai membuat taman hidroponik di rumah.

Cara membuat tanaman hidroponik yang mudah dan bisa dilakukan di rumah memang menjadi alasan tersendiri mengapa bercocok tanam ini digemari. Selain itu taman dengan tanaman hidroponik juga tidak membutuhkan perawatan yang terlalu rumit. Justru sebaliknya. Tanaman hidroponik bisa menggunakan sistem perairan tersendiri, yang juga mudah untuk dibuat. Semakin memudahkan proses perawatan untuk taman dengan tanaman hidroponik.

Agar lebih jelas saat memulai bercocok tanam dengan cara hidroponik. Berikut ini merupakan cara membuat taman dengan tanaman hidroponik di rumah. Cara-cara di bawah ini pastinya mudah. Taman hidroponik juga bisa diatur baik itu secara vertikal maupun horizontal. Sehingga tak perlu khawatir dengan ketersediaan lahan di rumah. Semakin yakin dan tidak sabar untuk membuat taman tanaman hidroponik sendiri?

Di bawah ini merupakan 7 langkah mudah cara membuat tanaman hidroponik sendiri di rumah. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini ya!

1. Persiapkan bahan dan alat

Langkah pertama merupakan mempersiapkan bahan serta alat yang dibutuhkan. Seperti disebut di atas, untuk membuat taman tanaman hidroponik di rumah tidak memerlukan bahan maupun alat khusus. Berikut ini merupakan bahan dan alat yang dibutuhkan untuk memulai menanam hidroponik.

Alat dan bahan
1. Pipa paralon berdiameter minimal 3 inch
2. Penutup paralon dan pipa penyambung
3. Gelas plastik bekas air mineral
4. Gergaji
5. Alat solder
6. Alat bor
7. Selang
8. Pompa akuarium
9. Spons
10. Bibit tanaman

Setelah semua alat dan bahan siap, langsung bisa melakukan langkah berikutnya.

2. Potong dan lubangi pipa paralon

Pipa paralon menjadi tempat untuk menanam tanaman hidroponik. Sehingga pastikan untuk menggunakan pipa paralon dengan jenis dan ukuran yang tepat.

Langkah berikutnya mengatur ukuran pipa paralon sesuai dengan besarnya lahan. Kemudian membuat lubang di pipa paralon sebagai media tanam hidroponik.

Pipa paralon dipotong berdasarkan ukuran teras atau tempat untuk menanam. Pastikan ukuran paralon akan sesuai dengan peletakan. Sebelum memotong pipa paralon juga pastikan media tanam untuk taman hidroponik akan horizontal atau vertikal. Setelah itu baru potong pipa paralon sesuai dengan ukuran yang sudah ditentukan.

Setelah pipa paralon terpotong, berikutnya beri tanda untuk membuat lubang media tanam. Media tanam hidroponik akan diletakan dalam gelas, di dalam pipa paralon. Sehingga buat lubang sesuai besarnya gelas plastik.

Ketika melubangi pipa paralon, pastikan ada jarak antara lubang yang satu dengan lainnya. Jarak standar antara lubang agar tanaman hidroponik tidak berhimpit adalah sekitar 15 sampai 20 sentimeter.

Setela pipa paralon siap, pasang tutup pada kedua ujungnya.

3. Tentukan metode pengairan

Langkah berikutnya tidak kalah krusial. Kali ini cara menentukan pengairan tanaman hidroponik. Metode pengairan ini penting ditentukan di awal, karena nantinya akan berpengaruh dengan proses pembuatan media tanam.

Ada dua metode pengairan yang bisa digunakan untuk taman tanaman hidroponik. Metode pengairan pertama merupakan dengan sumbu. Cara ini sangat mudah dan tidak membutuhkan bahan tambahan lain.

Untuk metode pengairan drip, pada bagian bawah gelas diberi sumbu. Selain sumbu juga bisa kain bekas dengan daya serap tinggi. Sumbu atau kain ini lantas dicelupkan ke air.

Metode kedua lebih rumit. Meski terpercaya memberikan sistem pengairan terbaik untuk tanaman hidroponik. Metode pengairan ini disebut dengan drip system.

Cara pengairan drip system dengan mengalirkan air secara berkala. Metode ini bukan hanya memastikan tanaman hidroponik tercukupi kebutuhan airnya. Melainkan juga sirkulasi oksigen serta metabolisme tanaman.

4. Persiapan pasang pompa air

Untuk taman tanaman hidroponik, yang dianjurkan memang menggunakan cara pengairan drip system. Sebagai persiapan untuk metode pengairan ini, sebelumnya harus memasang pompa air.

Pompa air akuarium dihubungkan dengan ember untuk menampung air. Buat lubang pada kedua sisi penutup pipa paralon. Kemudian pasang selang yang terhubung ke ember.

Air akan dialirkan melalui pompa di dalam ember ke pipa paralon dengan selang. Untuk metode pengairan ini, cukup nyalakan pompa 1-2 kali sehari.

5. Atur gelas plastik

Sebelum memasang gelas plastik ke pipa paralon, buat lubang lebih dulu di bagian bawah. Lubang ini akan berguna untuk jalan keluar dan masuknya air.

Setelah itu susun gelas plastik di tiap lubang paralon yang dibuat sebelumnya. Sisakan satu lubang kosong untuk nanti memasukan pupuk cair.

6. Pasang spons

Taman tanaman hidroponik sudah hampir selesai! Setelah gelas tertata rapi di paralon, persiapkan spons. Gunting atau rapikan spons mengikuti ukuran dasar gelas. Kemudian letakan spons di dasar setiap gelas.

Spons dan gelas ini merupakan media tanam untuk tanaman hidroponik kalian.

7. Letakan bibit tanaman

Langkah terakhir, mulai “menanam”. Menanam secara hidroponik sangat mudah. Setelah semua perlengkapan di atas siap, tinggal letakan saja bibit tanaman pada spons. Setelah itu tinggal rawat dan tunggu sampai tanaman hidroponik tumbuh dengan sehat.

Selain memastikan pengairan, berikan juga pupuk cair untuk tanaman hidroponik. Pupuk cair dimasukan ke dalam pipa paralon melalui lubang yang tidak ditutup dengan gelas plastik.

Langkah-langkah di atas pastinya sangat mudah sebagai cara membuat tanaman hidroponik di rumah. Jadi, sudah siap bercocok tanam hidroponik sendiri?

Suka Artikel Ini ?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Aluna Halo, nama saya Aluna Nikita G. Nayaka. Saya seorang pemimpi yang kebetulan gemar tulis menulis. Penikmat musik dan film, serta sedang menyenangi urban farming.
error: Content is protected !!